Senin, 18 Juni 2012

surat yang tertunda 2


Desa Temulus Kecamatan mejobo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
To : Moh. Akrom
From : Arha Hawiyah Marajusa

Kepada yang tercinta
Moh. Akrom

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam rinduku padamu
Harus kumulai dari mana kata-kata yang aku tulis ini. Entahlah aku tidak tahu sebab aku sendiri terbelenggu. Aku sengaja memberikan selembar surat ini. Aku juga sengaja menuliskan kalimat indah di atas kertas putih ini agar kamu tahu betapa aku terluka menahan perasaan yang tak terbalaskan. Menahan semua kekecewaan. Maafkan aku bila telah lancang mengirimkan sepucuk surat ini padamu. Aku memberikan selembar kertas yang mungkin menurut hatimu tidak berarti apa-apa. Aku hanya ingin kamu tahu betapa besar perasaan yang telah aku pendam selama ini. Dan selama kamu tak ada di sini aku selalu gelisah menunggu hadirmu, meskipun walau hadir dalam mimpiku. Aku tak tahu apakah kau senang atau tidak dengan kalimat yang aku goreskan pada jertas yang bodoh ini.
Maafkanlah diriku  yang bodoh ini masih memendam perasaan yang bodoh pula. Banyak sekali kejadian-kejadian yang gila dan aneh yang selalu aku lalui tanpa hadir dirimu. Asal tahu saja, hatiku gelisah menunggu hadirmu kembali di sampingku. Aku juga tahu tak perlu diberi tahu tak bisa dipungkiri pula perasaanmu yang tak pernah mencintaiku. Aku selalu saja berharap agar bisamengobrol denganmu lagi. Sebenarnya banyak cerita aneh, lucu, sedih, gembira dan semuanya ingin aku bisikkan ke telingamu tapi itu tak akan bisa dan tak mungkin terjadi. Karena kamu tak akan pernah mau. Aku juga jadi oramg tidak munafik, dilain sisi aku masih menyimpan rindu dan kecewa yang dulu. Perkataan yang semakin menusuk hatiku. Semenjak kamu pergi, keadaanku semakin memburuk. Lebih buruk bahkan tak bisa dilukiskan dalam gambaran tinta hitam di atas kertas putih ini. Aku sebenarnya juga berharap agar bisa bertemu denganmu lagi, aku ingin bercanda tawa seperti dulu. Mungkin tak akan bisa. Semenjak kamu pergi, aku semakin membuat banyak orang kecewa terutama kamu. Maafkanlah diriku yang konyol dan gila ini. Aku bingung dengan hidup yang aku jalani. Aku..........

Salam rindu untuk senyummu yang selalu membuat hati ini bergetar dan tersipu bila mellihat tingkahmu yang membuat gadis-gadis jatuh hati padamu.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
From : Arha Hawiyah Marajusa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar